Rabu, 11 Agustus 2021

BUKU PANDUAN BELAJAR PRAKARYA

Buku berikut merupakan modifikasi ringan dari buku BSE Kemendikbud. Di buku BSE Kemendikbud materi Kerajinan, Rekayasa, Budidaya, Pengolahan masing-masing diajarkan di semester 1 juga semester 2. Pada buku ini materi-materi tersebut digabung sesuai jenisnya dan diajarkan di 1 semester saja namun tetap di jenjang kelas yang sama.

Buku prakarya kelas 7 semester 1
Kerajinan
Rekayasa         :

Buku prakarya kelas 7 semester 2
Budidaya         :
Pengolahan :
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Buku prakarya kelas 8 semester 1
Kerajinan        : Di sini
Rekayasa        Di sini

Buku prakarya kelas 8 semester 2
Budidaya        Di sini
Pengolahan     : Di sini
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Buku prakarya kelas 9 semester 1
Kerajinan        Di sini
Rekayasa        Di sini

Buku prakarya kelas 9 semester 2
Budidaya        Di sini
Pengolahan     Di sini

Jumat, 06 Agustus 2021

Prakarya kelas 9 semester 1 - Prinsip Kelistrikan dan Sistem Instalasi Listrik

 1. Pengertian 

Kelistrikan adalah sifat benda yang muncul dari adanya muatan listrik. Ada dua jenis muatan listrik, yaitu muatan listrik negatif dan positif. Suatu benda bermuatan listrik negatif jika kelebihan elektron, dan bermuatan listrik positif jika kekurangan elektron. Secara alami, muatan listrik positif selalu mengalir dari titik berpotensial tinggi ke titik berpotensial rendah. Aliran ini disebut sebagai arah arus listrik konvensional. Akan tetapi sebenarnya muatan listrik yang bergerak di dalam konduktor bukanlah muatan listrik positif, tetapi muatan listrik negatif (elektron) dan arah aliran elektron berlawanan dengan arah aliran muatan positif

2. Jenis dan Manfaat 

Arus listrik adalah mengalirnya elektron secara kontinyu pada konduktor akibat perbedaan jumlah elektron pada beberapa lokasi yang jumlah elektronnya tidak sama. 

Arus listrik dibagi menjadi 2 jenis, yaitu: 

1. Listrik Arus Searah atau DC (Direct Current) adalah arus listrik yang arahnya tetap. 

2. Listrik Arus Bolak-balik atau AC (Alternating Current) adalah arus yang besar dan arahnya selalu berubah-ubah. 

Satuan SI untuk arus listrik adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefi nisikan sebagai arus konstan yang bila dipertahankan akan menghasilkan gaya sebesar 2 x 10-7 newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas penampang yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang hampa udara. Dalam listrik, muatan menghasilkan medan elektromagnetik yang dilakukan ke muatan lainnya. Listrik muncul akibat adanya beberapa tipe fisika :

1. Muatan listrik: sifat beberapa partikel subatomik yang menentukan interaksi elektromagnetik. Substansi yang bermuatan listrik menghasilkan dan dipengaruhi oleh medan elektromagnetik. 

2. Medan listrik (lihat elektrostatis): tipe medan elektromagnetik sederhana yang dihasilkan oleh muatan listrik ketika diam (maka tidak ada arus listrik). Medan listrik menghasilkan gaya ke muatan lainnya. 

3. Potensial listrik: kapasitas medan listrik untuk melakukan kerja pada sebuah muatan listrik, biasanya diukur dalam volt. 

4. Arus listrik: perpindahan atau aliran partikel bermuatan listrik, biasanya diukur dalam ampere. 

5. Elektromagnet: Muatan berpindah menghasilkan medan magnet. Arus listrik menghasilkan medan magnet dan perubahan medan magnet menghasilkan arus listrik




Prakarya kelas 9 semester 1 - Kerajinan

Buku paket untuk belajar kerajinan

Prakarya kelas 8 semester 1 - Teknologi Informasi dan Komunikasi

  A. Sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi 

Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tidak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet. Pada zaman prasejarah, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya di dinding gua tentang berburu dan juga tentang binatang buruannya. Pada masa tersebut, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Komunikasi manusia pada zaman ini berupa suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan. Pada zaman sejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi tanda peringatan terhadap adanya bahaya

Perkembangan sistem informasi tersaji dalam periode-periode berikut. 

1. 3000 SM 

Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa. 

2. 2900 SM 

Pada 2900 SM bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, di mana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria

3. 500 SM 

Manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar Sungai Nil. Serat papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas dari serat pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi. 

4. 105 M 

Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri dengan tinta. Sistem ini sekarang dikenal dengan istilah sistem cap

Tugas 1

Isilah dan jelaskan fungsinya









Prakarya kelas 8 semester 1 - Kerajinan dari bahan lunak

 aaaa.bbbb bbbb